Tingkat hunian di daerah wisata Kaliurang diperkirakan hanya terpenuhi sekitar 50% selama libur akhir tahun ini. Hal ini disebabkan karena banyaknya wisatawan yang menginap di hotel wilayah perkotaan. Heribertus Ketua Asosiasi Perhotelan Kaliurang bilang, peningkatan hunian terjadi sejak jelang Natal dan akan memuncak pada malam tahun baru nanti. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, kenaikan hunian mencapai 85%. Pada umumnya wisatawan lebih senang menikmati malam tahun baru di Kaliurang salah satunya dengan berjalan kaki menuju lokasi titik perayaan. Di Kaliurang sendiri tercatat ada 303 penginapan, terdiri dari dua hotel berbintang, 40 hotel non bintang, termasuk vila, wisma, dan pondok wisata. Setidaknya dariu ribuan kamar yang tersedia bisa menampung 5 ribu orang. Setiap kamar dipatok mulai Rp100.000 sampai Rp2 juta per malam. Kepala Dinas Pariwisata Sleman Sudarningsih menjamin ketersediaan kamar penginapan di Sleman mencukupi bagi wisatawan.
Eko Budiyanto Manajer Humas PT KAI Daop 6 Jogja bilang, perbandingan volume penumpang Angkutan Lebaran 2015-2016 menunjukkan kenaikan sebesar 60 persen untuk kelas ekonomi yaitu dari 4.435 menjadi 7.111 penumpang. Untuk kereta eksekutif mengalami penurunan 10% dari 2.204 menjadi 1.982 penumpang. Kelas bisnis mengalami kenaikan 10% dari 1.330 meningkat menjadi 1.460 penumpang, sedangkan kereta api lokal menurun sebesar 27% menjadi 6.606 penumpang. Secara total, penumpang baik yang datang dan berangkat mengalami kenaikan satu persen menjadi 17.159 penumpang.



