Sebanyak 19 negara ASEAN bersama
Tiongkok dan Australia berkumpul di Yogyakarta,
membahas permasalahan kemaritiman di regional Laut Cina Selatan hingga
Samudera Hindia. Seluruh negara sepakat untuk menindak tegas ilegal fishing
yang ternyata telah melibatkan perusahaan besar yang berasal dari luar kawasan
tersebut. Kepala Badan Kemanan Laut RI, perwakilan dari Indonesia Desi Albert Mamahit bilang, apa yang
disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti adanya perbudakan
manusia yang dipekerjakan oleh kapal asing yang diduga ilegal di kawasan laut
Maluku Indonesia. Dibawah Kementrian Kelautan dan Perikanan sepanjang 2014
telah menenggelamkan tidak kurang dari 38 kapal penangkap ikan ilegal di
kawasan perairan. Sedangkan beberapa kapal bersama awaknya saat ini masih
menunggu putusan pengadilan untuk ditenggelamkan dan dipulangkan ke negara
asalnya. (31/3/2015)
Jumlah koperasi di Indonesia ada
sekitar 209.488. Dari jumlah tersebut, 147.249 koperasi aktif dan 62.239 tidak
aktif. Nantinya Kementerian Koperasi dan UKM akan menertibkan koperasi yang
tidak bisa menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan dan menghapus koperasi yang
tidak aktif. Deputi Bidang Kelembagaan dan UMK Kementerian Koperasi dan UKM
Setyo Hariyanto bilang, 62.239 koperasi yang tidak aktif akan disurati. Jika
nanti membalas surat, akan diberi tenggang waktu 2 bulan untuk menyelenggarakan
RAT 3 tahunan, laporan akuntan publik 3 tahun. Sedangkan dari 147.249 koperasi
yang aktif, ada sekitar 80.008 koperasi bisa menyelenggarakan RAT secara rutin.
Kemudian sisanya 67 ribu koperasi tidak bisa menyelenggarakan RAT secara rutin.
(31/3/2015)
Demam batu akik kini juga melanda
para seniman dan perupa Yogya. Ternyata selain memiliki koleksi lukisan tidak
sedikit perupa memiliki koleksi batu akik yang jumlahnya puluhan bahkan
ratusan. Hal itu terlihat dalam pameran bersama dalam pameran bertajuk
‘Laga Akik Rupa Batu’ di Sambung frame & art Jalan Saptohoedojo 113
Kasongan Bantul. Pameran yang digelar sampai 5 April 2015 ini menampilkan
koleksi batu akik dari belasan seniman Yogya. Salah satu seniman Godod sutejo
misalnya memamerkan batu akik langka bergambar Semar dan Naga milik yang
dipatok masing-masing seharga Rp 1,25 miliar. (31/3/2015)