Pemilik sanggar Tosan Aji
Sangkelat hartanto bilang, pelanggan keris bukan hanya berasal dari masyarakat
lokal saja, wisatawan asing dari benua Asia seperti Singapura dan Thailand dan
benua lainnya yang tengah berlibur di Jogja menjadikan keris sebagai koleksi
senjata tradisionalnya.
Mereka mengaku memandang keris sebagai asset budaya
yang memiliki nilai seni tinggi. Mayoritas dari pembeli juga tertarik mendengar
sejarah pembuatan keris.
Keris untuk souvenir dijual dengan harga murah
sedangkan keris bertuah dijual mulai Rp 400 ribu.(7/11/2013)
Nilai Ekspor DIY mengalami kenaikan 34,58% pada September 2013. Kenaikan didominasi oleh komoditas pakaian jadi, bukan rajut.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Wien Kusdiatmono bilang, Komoditas pakaian menyumbang nilai ekspor cukup tinggi, selain komoditas barang-barang kulit dengan nilai ekspor 14,65%. Sedangkan untuk nilai ekspor terendah dipegang oleh kulit merah yang hanya mencapai 2,59%.
Secara kumulatif nilai ekspor DIY 2013 sampai bulan September tecatat sekitar US $208 juta lebih. (6/11/2013)
