Tercatat sekitar 25 ribu wisatawan
yang berkunjung. Dari data rekapitulasi yang dihimpun oleh Dipenda Sleman, jumlah kunjungan pada tanggal 8-11 Agustus 2013 mencapai
25.606 pengunjung dengan jumlah pendapatan Rp.81.736.500,-.
Pihak Disparbud
Sleman, memperkirakan kenaikan jumlah wisatawan disebabkan adanya kenaikan
jumlah pemudik yang datang ke wilayah DIY.
Dan selama libur lebaran tahun 2013
hampir seluruh obyek wisata di Kabupaten Sleman mengalami kenaikan jumlah
kunjungan.Tercatat ada sebanyak 145.718 wisatawan atau naik 23,75%.
Tim Mahasiswa Fakultas Matematika
dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Jogjakarta memanfaatkan biji
kluwih untuk membuat tempe. Harga kedelai yang mahal, serta banyaknya pasokan
import kedelai membuat mahasiswa tergerak mencari alternative bahan baku tempe
yang lain.
Setelah dilakukan penelitian atau uji laboratorium didapatkan hasil
bahwa kandungan abu dan karbohidrat pada tempe biji kluwih memiliki keunggulan
dibandingkan tempe kedelai.
Menurut mahasiswa, tempe biji kluwih memiliki
keunggulan dibandingkan tempe kedelai, diantaranya tempe kluwih berkhasiat
dapat menurunkan kadar kolesterol darah serta mampu mencegah hipertensi,
jantung koroner dan batu empedu.
