Meski belum ada permintaan
dropping air, Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul mulai
melakukan dropping air 10 Juli 2015. Pengiriman air untuk menjamin ketercukupan
kebutuhan masyarakat dalam merayakan lebaran. Kepala Dinsosnakertran
Gunungkidul Dwi Warno Widi Nugroho bilang, Dinsosnakertran hanya membantu
dropping air pada kecamatan yang tidak mempunyai tangki air atau yang sudah
mempunyai tetapi volume dropping tidak terjangkau dengan tangki yang tersedia.
Seperti di Kecamatan Gedangsari dan sekitarnya. (6/7/2015)
Mahasiswa Program Studi Teknologi
Jaringan, Sekolah Vokasi UGM membuat alat I-Clouder atau Integrated Carts Local
Food and Microcontroller. Alat ini khusus untuk penjual makanan lokal
tradisional, sebagai pengganti sumber energi Gas LPG atau arang karena
memanfaatkan tenaga surya. Bagas Prakasa
bilang, I-Claouder diharapkan dapat membantu penjual untuk mengatur suhu pada
panci secara otomatis. Karena
menggunakan sumber energi matahari menjadikan I-CLOUDER sebagai alat yang ramah
lingkungan. (6/7/2015)
