Warga Klodran Sumbergaung Moyudan Sleman memproduksi tas
dari kulit ikan nila. Kulit ikan nila didapat dari eksportir ikan di daerah
Semarang yang mengekspor daging nila ke berbagai negara. Nurzazid bilang,
proses sekali penyamakan dibutuhkan waktu lima sampai enam hari. Tas ikan nila
ukuran kecil dijual seharga Rp 150.000,-. Sedangkan untuk produk lainnya dijual
kisaran Rp 60.000 hingga Rp 1,2 juta tergantung bahan dan prosesnya. Dalam
sebulan omzet yang didapat mencapai Rp 10 juta. Rata-rata pembeli berasal dari
mereka yang berkuliah di bidang perikanan dan kelautan. (4/10/2014)
Camat Mlati Anggoro Aji Sunaryono bilang, meski belum ada
kejelasan dari Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil Sleman maupun pusat
terkait pelaksanaan cetak mandiri e-KTP oleh kantor kecamatan, namun pemerintah
Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman tetap optimis. Saat ini mesin printer dan UPS
sudah tersedia di kecamatan, tinggal peralatan, jaringan serta personil yang mengoperasikan
peralatan terbaru tersebut. Kantor Kecamatan Mlati melayani perekaman e-KTP
bagi warga Mlati, rata-rata 1-5 orang setiap harinya. Sementara untuk e-KTP
yang sudah jadi bisalangsung diserahkan ke kantor kelurahan. (4/10/2014)
