Komoditas unggulan Kabupaten
Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta salak pondoh siap untuk menembus pasar
Eropa. Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Sleman Endah Sri Widiastuti bilang,
Peluang pasar Eropa ini menyusul dilakukannya penandatanganan kontrak ekspor
salak ke Eropa antara Asosiasi Petani Salak Organik Sleman Sembada dengan PT
Aliet Green. Penandatangan kontrak berlangsung di sela gelar Pameran Produk
Pertanian Organik Lereng Gunug Merapi yang diprakarsai Food and Agriculture
Organization..Pameran ini mengudang
buyers dari beberapa negara dan kota besar di Indonesia, serta seluruh
masyarakat Yogyakarta. Diperkirakan sekitar 10.000 pengunjung hadir dalam
pameran ini,
Kepala Badan Penanaman Modal dan
Pelayanan Terpadu Kulon Progo Agung Kurniawan bilang, Pemkab Kulonprogo saat
ini memberikan kemudahan proses perizinan serta meningkatkan pelayanan bagi
calon investor baik nasional maupun internasional. Sampai September 2014 sudah
ada enam izin prinsip penanaman modal atau investasi di Kulonprogo seperti
usaha pabrik sarung tangan, pengolahan pakan ternak, pengelolaan limbah D3,
garmen, pabrik obat-obatan dan pemotongan unggas. Dari enam perusahaan yang
mengajukan izin prinsip diperkirakan menyerap tenaga kerja sebanyak 2.000
orang, dengan nilai investasi mencapai Rp500 miliar.
