Puluhan
penjual kinang atau sirih banyak terlihat dan menjadi ciri khas di halaman
Masjid Agung Kauman yang menjadi tempat penabuhan gamelan Sekaten. Pedagang
kinang Cipto bilang jumlah pembeli kinang yang datang ke Sekaten jauh berkurang
dibanding 10-20 tahun yang lalu. Nenek yang telah berjualan kinang dan endog
abang di Sekaten selama 50 tahun lebih ini menyebutkan pembeli kinang saat ini
bisa dihitung dengan jari.Kebanyakan yang beli adalah orang tua, padahal kinang
sendiri dapat membuat gigi sehat dan kuat. (13/1/2014)
Camat
Pleret, Slamet Santosa bilang, pembersihan sedimen di bendung Gajah Wong Dusun
Kanggotan Pleret dilakukan supaya jika terjadi banjir besar air tidak meluap ke
permukiman warga. Slamet bilang, banjir yang terjadi beberapa waktu lalu
lantaran jalur yang mestinya dilalui air sudah dipenuhi tumpukan tanah. Selain
itu banyak pula pohon tumbuh di atas sungai Gajah Wong. Camat Jetis, Sri
Umayati menambahkan pembersihan sedimen juga untuk menyelamatkan 85 hektar
lahan pertanian di wilayah Desa Trimulyo Jetis Bantul. Sedang untuk pengerukan
kebijakan dari Balai Besar Wilayah Serayu Opak (13/1/2014)
