Penghapusan delapan ratus nama
mengurangi jumlah Daftar Pemilih Tetap Kabupaten Bantul yang telah disahkan
awal November 2013.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Bantul, Muhammad Johan Komara,
bilang, data pemilih yang dihapus disebabkan karena sebagian besar merupakan
pemilih ganda, nama fiktif, pindah domisili dan meninggal dunia.
DPT yang
bermasalah telah diverifikasi hingga diplenokan akhir November lalu. Saat ini
siap diserahkan KPU Provinsi.(3/12/2013)
Ketua kelompok usaha kerupuk rambak
Mukti Mandiri, Supracoyo bilang bahwa cuaca yang lembab dalam musim hujan
membuat kerupuk mentah yang dibikin cepat rusak akibat menjamur.
Saat keadaan
normal, mampu memroduksi kerupuk sebanyak 5 kuintal perhari. Omzet mencapai Rp
3 juta dengan harga jual kerupuk mentah Rp 8.500 perkilogram. Hanya saja, hujan
yang mengguyur wilayah tersebut belakangan ini membuat proses produksi
tersendat dan terhenti.(3/12/2013)
